gambar diatas hanyalah ilustrasi.
haii kalian pernah gak sih mendengarkan kata yang sering diucapkan entah itu orang tua kita, tenaga pendidik seperti dosen dan guru mungkin termasuk influencer yang membahas motivasi itu. pasti gak asing mendengarkan kalimat "tidak semua teman itu teman" iyap termasuk saya sendiri sering sekali mendengarkan kalimat ini dan saya berpikir dan hening hmm apakah ini hanya untuk menakut nakuti atau justru memberitahu ke audiens/ pendengar supaya kita tidak terjebak ke orang" yang kita anggap teman tapi mereka tidak menganggap kita. saya pun mencari cari segala sumber dan beberapa mengalami hal itu hingga, sayapun mendengarkan mereka dan menyimpulakn dikepala saya sendiri apa mungkin saya juga mengalami seperti mereka? karena dari beberapa yang seperti itu tentu pasti ada beberapa penyebab mereka tidak menganggap kita penting, seperti kita melawan arus sosial yang ada di lingkungan mereka, mungkin gak loyal kepada kelompok teman, mungkin juga termasuk kita tidak bisa mengikuti apa yang mereka punya.
lalu saya pun membandingkan diri saya dengan teman teman yang ada saya juga membagikan cerita saya sedikit kepada kalian. saya ketika memasuki bangku sekolah pernah mencoba untuk berkenalan dengan teman teman baru, dan saya juga mempunyai teman teman tapii ini sewaktu sd dan smp dan ketika \ memasuki jenjang sma, disinilah saya berubah saya waktu itu online MPLS dikarenakan pandemi saya mempunyai beberapa teman beda kelas serta juga beberapa teman sd dan smp saya satu sekolah di sma ini.
setelah pemblajaran normal seperti biasa atau pandemi sudah menurun saya pernah famous di sekolah saya, saya merasakan sendiri dan itu cukup buat saya famous di bangku sekolah. walaupun pernah famous tapi ada beberapa yang tidak bisa saya jelaskan seperti bullying, pernah juga bermasalah dengan teman saya serta saya pernah bercerita naamun pernah "dibocor" oleh orang, pengkhianatan teman sendiri, dan masih banyak beberapa yang sulit saya jelaskan lagi. tapi ketika saya mengalami hal ini saya teringat satu hal dari beberapa yang pernah saya tonton di podcast youtube ataupun instagram bahwa tidak semua teman itu teman, itu beberapa ada benarnya
kenapa? karena semakin dewasa teman semakin berubah sikap dan perilaku mungkin ada yang memang istilahnya itu bagi saya menyebutnya "berubah fase" gak mungkin juga dia tetap gitu gitu aja selama yang kita kenal, terkadang beberapa manusia ada yang kita kenal setelah beberapa tahun berubah, ada juga dia daripada konflik sama temen nya sendiri lebih baik mengalah seperti itu, terus bisa jadi si orang itu menganggap teman, namun teman itu tidak menganggap si orang itu teman nya makanya si orang ini berubah dan berpikir "kenapa aku udh mau ini itu ke mereka yah, tapi feedback/ apa yang aku minta tolong mereka selalu menghindar" makanya lebih memilih narik diri dari teman itu serta bisa jadi orang berubah ke kita ataupun sebaliknya karena teman itu pernah membocorkan apa yang harusnya tidak, ini bisa jadi membuat si orang itu kecewa dan sakit hati apalagi infromasinya sensitif. (tapi ini hanya versi saya aja)
saya pernah mengalami ini tentu saya intropeksi diri juga dan berusaha ingin masuk sirkel seperti teman teman saya yang baru akrab sudah dapat sirkel barunya, sempat saya mencobak untuk royal ke temen temen namun saya merasa mungkin saya nya yang terlalu sulit ngikutin mereka atau saya nya yang dimanfaatkan terkadang seperti itu, atau bisa juga terkadang saya chat whatsapp ke temen saya sulit untuk menjawab chat beberapa dijawab, tapi terkadang pernah nanyak penting itu gak dijawab entah apa penyebabnya serta, bisa juga saya dapat sirkel tapi seperti dijadikan manfaat mereka namun saya tidak mendapatkan feedback mereka, asumsikan saya pernah nyobak royal "tipis tipis" ke temen kelas saya namun di suatu saat dibangku sekolah ada memilih kelompok saya selalu sulit mendapatkan mereka entah itu alasanya ini dan itu, saya mengerti jika teman teman seperti ituu bagaimana gak mungkin kan kita royal terus tapi feedbacknya gak dapat makanya saya kadang kaget jika ada teman saya seperti diposisi saya, saya selalu mencobak intropeksi diri apakah saya kurang royal, apakah saya terlalu alay dst,, hingga ini gak terjadi di satu jejang sekolah muungkin beberapa juga, hingga setelah kelulusan di sma, saya memutuskan untuk berpikir menarik diri dari mereka bukan karena saya gak cocok ataupun bukan saya memusuhi mereka tetapi, ada pepatah menggatakan "semua orang ada masanya dan semua masa ada orangnya" jadi yaa cukup di fase sma aja karena setiap manusia bisa berubah ataupun berkembang kaan gak mungkin juga manusia gitu gitu aja seterusnya dengan sifat yang kita kenal dari dulu pasti ada aja berubah,
dan teman teman pasti berpikir " temen temen aku gak gitu kok". atau "temen temen aku yang ku kenal tetap sama dengan yang dulu" iyaa ini kan versi saya, karena saya mengalami langsung memang tidak semua teman seperti itu, bisa juga ada kecocokan dari dulu kenalnya bagaimana itu yaa ada tapii, bagi versi saya tidak karena teman yang saya kenal kalau terlalu royal dimanfaaatin, gak bisa ikut trend dicap beda, dst. makanya saya bisa mengatakan ini.
pernah juga saya melihat teman teman yang lain seperti saya itu rasanya flashback dengan masalah yang sama, namun saya juga bingung membantunya mulai darimana kita ambil contoh nya aja saya sewaktu bangku sekolah dan melihat teman saya yang semua nya presentasi kelompok dia ini gak dimarahi lah sama gurunya kenapa ini dan itu dst, saya dalam hati juga bingung bantunya bagaimana saya aja kadang kalau ada kelompok apalagi milih sendiri rasanya seperti terasing di kelas sendiri apakah saya mungkin gak loyal, sulit membantu teman saat ada tugas kelompoknya atau bagaimana. saya mengerti posisi orang itu ke saya bagaimana dimarahi di depan teman teman, bisa juga dia udah caht whatsapp dengan temen nya namun kelompok selalu pas, belum lagi sakit hati nya gimana, dan masih banyak kok gak cuma ini aja permasalahan nya. ini hanyalah salah satu contoh yang ada pengamatan saya.
hmm....... makanya saya semakin yakin kalau pepatah tidak semua teman itu temen ada "sebagian" benar dan juga kalau saya semakin akrab berteman nantik lebih parah perlakuanya ke saya makanya, saya bukan berarti anti sosial, ataupun tiba tiba bilang ehh saya gini dan gitu dengan orang ini itu bukan seperti itu, manusia itu makluk sosial yaa pasti juga memerlukan temen, namun bagi saya perlakuan ke temen muungkin sekedar aja (ohh si ini pernah satu kelas sama saya, hmm ya cukup di fase itu saja) dan gak lah istilah saya "terlalu ini itu" atau bahasa kekinian "effort" ke temen temen, yaa gak salah effort, itu juga bagus tapii jangan sampai berlebihan sampai lupa kalau disaat minta tolong ke mereka nya yang gak bereffort. jadi, setidaknya sebagai manusia saya bisa memikirkan apakah kita beeffort secukupnya sesuai kemampuan yang ada bukan sampai melebihkan diri sendiri begitu kira kira, kalaupun mereka cukup difase bangku sekolah mengenal saya yaa, gak salah karena manusia ingin berubah, berkembang dan mencoba ekspor hal hal yang baru.
dan saya juga dari teman teman yang membaca ini pasti punya temen tetap menganggap seperti saudara/ keluarga/ sahabat yang bener bener ada membutuhkan disaat perlu itu wahh banget di masa masa ini bagi saya.
Tags
Ruangtr._